Ask Dr. Ruri : Mengenal Tren Clean Beauty

Juni 24, 2019

Ask Dr. Ruri : Mengenal Tren Clean Beauty

Clean beauty adalah suatu konsep/gerakan dalam merawat kecantikan dengan cara memilih produk/jenis perawatan yang “clean”. Cirinya yaitu memiliki kandungan bebas dari bahan kimia sintetis dan toksik, tidak menggunakan pengawet, tidak merusak lingkungan, tidak diuji coba pada hewan saat proses pembuatannya (cruelty-free), serta memiliki kemasan yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang. Clean beauty tidak hanya terbatas pada ingredientsnya saja, tapi biasanya produk juga dilaunching dengan “pesan” sosial yang baik.

Apakah tren clean beauty sudah banyak diikuti di Indonesia?
          Tren clean beauty walaupun sudah lama dikenal di negara barat sejak awal dekade 90-an, di Indonesia baru-baru ini saja mulai banyak diketahui orang. Beberapa produk lokal dengan konsep clean beauty mulai coba memasuki pasar Indonesia walaupun sebagian besar masih didominasi oleh produk asing. Di Indonesia sendiri kaum millenials (terutama beauty junkies) sudah mulai banyak mengenal konsep ini walaupun tidak semua sudah memahami.

Apakah tren clean beauty juga berarti termasuk menjaga pola makan?
          Sebetulnya clean beauty itu tidak hanya terbatas pada beauty products yang digunakan sehari-hari, tetapi pada dasarnya clean beauty adalah suatu gaya hidup, termasuk juga dalam pemilihan makanan yang sehat (gluten free/ pesticide free/ non-GMO: genetic modified organism/ vegetarian/vegan).

Apa saja manfaat dari menggunakan produk atau pola hidup clean beauty? 
          Individu yang menggunakan produk clean beauty umumnya adalah individu yang telah berpikiran modern dan memahami resiko yang ditimbulkan apabila menggunakan produk di pasaran yang banyak mengandung bahan kimia sintetis yang bisa mengganggu kesehatan bila digunakan secara terus menerus.
Telah diketahui bahwa perusahaan skin care besar yang telah mendunia selama bertahun-tahun menggunakan kandungan kimiawi sintetis dengan tujuan ekonomi dan profit.
          Berdasarkan penelitian independen dijelaskan bahwa bahan kimia tersebut walaupun hanya dioleskan di permukaan kulit, namun bila digunakan setiap hari selama bertahun-tahun akan menimbulkan bioakumulasi (penumpukkan dari zat-zat kimia) dalam tubuh yang memiliki dampak merugikan kesehatan.

          Beberapa kandungan kimiawi sintetis tersebut ada yang memiliki molekul sangat mirip dengan hormon yang ada dalam tubuh manusia sehingga bila terakumulasi dalam tubuh dapat berisiko mengacaukan sistem hormon alami dalam tubuh. Berdasarkan kekhawatiran tersebut maka muncullah gerakan “clean beauty” yang mengkampanyekan bahaya dari kandungan kimia sintetis, dan menyarankan agar setiap orang lebih baik menggunakan produk yang alami, sedikit pengolahan kimia, serta bebas dari kandungan toksik yang berbahaya.

          Produk skin care dengan konsep clean beauty mengklaim bahwa produknya aman digunakan serta bebas dari kandungan yang dapat berisiko menyebabkan gangguan hormonal yang berbahaya bagi tubuh.



Dan juga Skin Expert

Beauty Blender Jadi Tempat Berkembang Biak Bakteri?
Beauty Blender Jadi Tempat Berkembang Biak Bakteri?

Desember 23, 2019

Beauty blender harus sering dibersihkan dan diganti berdasarkan masa kadaluarsanya agar tidak menjadi tempat berkembang biak bakteri.

Baca lebih banyak

Penyakit Kulit yang Muncul saat Musim Hujan
Penyakit Kulit yang Muncul saat Musim Hujan

Desember 20, 2019

Saat musim hujan, penyakit kulit akan muncul karena kadar kelembapan udara meningkat.

Baca lebih banyak

3 Masalah Kulit yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
3 Masalah Kulit yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Desember 20, 2019

Jika kamu mengalami masalah kulit ini, waspada penyakit serius yang mengintai pada tubuhmu.

Baca lebih banyak