Mitos tentang Toner yang Perlu Kamu Tahu

Mei 16, 2019

Mitos tentang Toner yang Perlu Kamu Tahu

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan skincare bernama toner. Skincare satu ini sangat penting dalam tahapan perawatan kulit wajah. Toner dipercaya memiliki banyak manfaat, diantaranya ampuh untuk mengangkat sel kulit mati dan menyegarkan kulit. Namun, dari sekian banyak manfaat toner rupanya masih ada orang yang salah kaprah tentang skincare ini. Terdapat beberapa mitos tentang manfaat toner, diantaranya:

Toner sebagai pembersih wajah

Pada tahun 1990-an, toner digunakan setelah menggunakan milk cleanser. Milk cleanser dan toner menjadi rangkaian pembersih dua langkah saat itu. Sisa kotoran yang belum terangkat dari sabun muka dan milk cleanser ini dibersihkan dengan sempurna setelah menggunakan toner.  Hal itu lah yang membuat orang beranggapan bahwa toner merupakan pembersih wajah. Padahal, kotoran tetap akan terangkat jika kamu membasahi kapas dengan air dan membasuhnya ke wajah. Pastikan bersihkan wajah dengan double cleansing menggunakan micellar water atau cleansing oil lalu gunakan facial wash agar wajah kembali bersih sebelum pakai skincare lainnya.

Toner mengecilkan pori-pori

Semakin sering menggunakan toner, maka pori-pori akan mengecil. Itu hanyalah mitos belaka, ladies. Faktanya, pori-pori tidak dapat mengecil dengan menggunakan cara apapun.

Toner untuk kulit berminyak

Beberapa dermatologi mengatakan tak masalah jika tidak menggunakan toner dua kali setiap hari. Namun, itu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Bukan berarti hanya pemilik kulit berminyak yang membutuhkan toner, sedangkan kulit normal atau kering tidak perlu. Toner mampu membersihkan dan menutrisi segala jenis kulit, termasuk kulit normal, kering, sensitif, berminyak, dan berjerawat. Kamu hanya perlu menyesuaikan kandungan toner yang dibutuhkan kulit.

Toner akan membuat kulit makin kering

Sebagian wanita mungkin merasa setelah menggunakan toner, kulit menjadi semakin kering. Sebenarnya bukan tonernya yang harus dipermasalahkan, bisa jadi kamu salah memilih toner yang sesuai dengan jenis kulit kamu sehingga tidak cocok digunakan dan mengakibatkan kering. Atau toner yang kamu pilih memiliki kandungan alkohol yang terlalu banyak sehingga menyebabkan kulit kering. Sebaiknya, kamu pilih toner tanpa kandungan alkohol yang dapat melembabkan kulit seperti aloe vera atau air mawar.

Toner tidak baik untuk kulit sensitif

Banyak yang beranggapan jika pemilik kulit sensitif menggunakan toner akan menyebabkan iritasi dan lainnya. Saat ini, sudah banyak toner yang diformulasikan khusus untuk menangani kulit sensitif dan membantu meredakan iritasi serta inflamasi. Kandungan toner yang baik untuk kulit sensitif adalah chamomile dan aloe vera.

Produk rekomendasi :




Dan juga News & Event

Manfaat Ekstrak Nanas untuk Kecantikan
Manfaat Ekstrak Nanas untuk Kecantikan

Juni 19, 2019

Siapa sangka buah nanas rupanya bermanfaat untuk kecantikan. Buah yang bisa menggugurkan janin ini bisa mengatasi masalah kulit berjerawat.

Baca lebih banyak

Bahayanya Gunakan Produk Kecantikan Mengandung Silikon
Bahayanya Gunakan Produk Kecantikan Mengandung Silikon

Juni 14, 2019

Menggunakan produk kecantikan mengandung silikon ternyata berbahaya. Meski, tidak semua untuk jenis kulit tapi kamu tetap harus berhati-hati.

Baca lebih banyak

Dampak Buruk Menggunakan Skincare Berlapis untuk Kulit
Dampak Buruk Menggunakan Skincare Berlapis untuk Kulit

Juni 13, 2019

Sebaiknya gunakan skincare secukupnya, yaitu 2-3 lapis saja. Sebab, bila terlalu banyak maka akan menimbulkan dampak buruk bagi kulit.

Baca lebih banyak