Benarkah DNA Ikan Salmon Dapat Mempercantik Kulit?

September 13, 2019

Benarkah DNA Ikan Salmon Dapat Mempercantik Kulit?

Sebuah penelitian rilisan International Journal of Cosmetics Science tahun 2010 menyatakan, krim yang mengandung 3 persen DNA sperma salmon dapat membuat kulit wajah kenyal dan lembab sebesar 90 persen pada pria partisipan setelah 12 minggu pengolesan rutin. Kulit para pria mulanya tampak sangat kasar dan kering. Tim peneliti menemukan, DNA sperma salmon bekerja merangsang produksi asam hyaluronat (hyaluronic acid) pada sel jaringan ikat kulit.

Selain itu, penelitian lainnya dari jurnal Archives of Craniofacial Surgery 2018 menyatakan krim mengandung DNA sperma salmon membantu luka bakar dan ccepat sembuh dibanding doileskan cairan saline atau obat luka bakar lainnya. Penelitian tersebut bahkan menyatakan dapat meningkatkan pembentukan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah ke kulit. Sayangnya, penelitian ini diuji pada tikus.

Schweiger Dermatology Group New York Dr. Rachel Nazarian menyatakan memang ada sejumlah fakta ilmiah yang mendukung teori bahwa DNA ikan salmon berfungsi untuk kecantikan kulit. Produk skincare mengandung DNA sperma ikan salmon sering dianjurkan untuk memulihkan kulit setelah perawatan laser ablatif tertentu. Meski begitu, ternyata masih dibuutuhkan bukti penelitian lebih luas untuk memastikan manfaatnya.

Menurut dokter kulit Washington Square Dermatology Dr. Samer Jaber, masih ragu jika manfaat DNA ikan salmin dapat mencegah penuaan kulit meski berguna untuk melembabkan dan mengenyalkan kulit. Sebab, dalam penelitian hanya membutikan manfaat DNA ikan salmon untuk meningkatkan elastisitas kulit bukan mencegah penuaan dini. Hal paling utama, menurutnya tetap harus rajin mengoleskan sunscreen pada kulit untuk mencegah penuan dini.

Sejumlah ahli lainnya berpendapat, kebaikan ikan salmon dapat mempercantik kulit berkat kandungan omega 3 dan vitamin D. kulit manusia sejatinya memiliki lapisan minyak alami di bagian paling atas untuk mencegahnya dari kulit kering. Asupan asam lemak omega 3 diketahui mampu membantu mempertahankan kelembapan dan kulit tetap terhidrasi. Bahkan, asam lemak omega 3 terbukti dapat mencegah kerusakan kolagen dan elastisitas kulit sehingga membuat wajah tampak awet muda.

Sementara, menurut dokter kulit Washington DC dr. Melda Isaac, vitamin D ikan salmon memiliki efek fotoprotektif yang artinya melindungi kulit dari dampak negatif dari sinar matahari.

Saat ini, sudah banyak sekali perawatan kulit wajah dengan kandungan utama ekstrak DNA ikan salmon. Perawatan ini menggunakan teknik injeksi yang berfungsi membuat kulit wajah glowing, memperbaiki sel kulit rusak, dan menstimulasi kolagen. Ekstrak DNA ikan salmin dapat diadaptasi dan disesuaikan dengan baik pada kulit manusia tanpa respons imun. Perawatan ini bahkan cocok digunakan oleh siapapun dan dianjurkan sebanyak 3 kali.

Tekstur dan kulit tampak lebih bersinar setelah injeksi pertama dalam waktu 3 sampai 5 hari. Injeksi kedua, kulit lebih elastis karena produksi kolagen meningkat, mengurangi garis halus di sekitar mata, mengecilkan pori-pori, serta mengangkat sel kulit mati. Injeksi ketiga akan ada efek lifting alami dari peningkatan elastisitas kulit dan volumisasi kulit wajah karena peningkatan elastisitas dermis.




Dan juga News & Event

Benarkah Makanan Manis Memicu Penuaan Dini?
Benarkah Makanan Manis Memicu Penuaan Dini?

September 19, 2019

Makanan manis memicu penuaan dini, seperti kerutan dan keriput. Ini penjelasannya.

Baca lebih banyak

7 Dampak Buruk Pakai Makeup Setiap Hari, No.3 Paling Ngeri
7 Dampak Buruk Pakai Makeup Setiap Hari, No.3 Paling Ngeri

September 18, 2019

Menggunakan makeup setiap hari ternyata memiliki dampak buruk yang mengerikan untuk kulit maupun tubuh. Simak lengkapnya.

Baca lebih banyak

Benarkah Kulit Kering Bikin Cepat Tua?
Benarkah Kulit Kering Bikin Cepat Tua?

September 17, 2019

Kulit kering bikin wajah cepat tua karena cadangan air atau kelembapannya yang sedikit. Benarkah?

Baca lebih banyak