Waspada Zat Berbahaya Skin Care Bisa Bikin Kanker! Perhatikan Yuk Detailnya!

Febuari 15, 2019

Waspada Zat Berbahaya Skin Care Bisa Bikin Kanker! Perhatikan Yuk Detailnya!

Setiap hari kamu menggunakan berbagai macam produk skin care untuk merawat kulit. Tapi, sudahkah kamu memperhatikan apa saja kandungan di dalam skin care yang kamu pakai? Jangan-jangan kandungan zat dalam produk itu bukannya membuat kulitmu menjadi sehat, tetapi malah membuat kulitmu iritasi, bahkan lebih parahnya yaitu berakibat tumor dan kanker!

Rata-rata wanita menggunakan 12 produk perawatan pribadi yang mengandung 168 bahan unik setiap harinya. Sebagian besar dari produk perawatan ini dapat berisi bahan kimia berbahaya, karena itu sangat penting untuk melihat kandungan apa saja yang terdapat dalam produk skin care yang kamu gunakan.

Kulit manusia menyerap hingga 60% bahan dari dalam produk. Bahan ini kemudian bersentuhan langsung dengan aliran darah. Apa yang kita pakai di kulit, sudah seharusnya sebersih apa yang kita makan, tetapi kebanyakan orang malas untuk membaca dan mencari tahu tentang kandungan dalam produk perawatan kulit.

Banyak bahan kimia yang biasa ditemukan dalam produk ternyata memiliki dampak pada kesehatan dan hormon yang luar biasa. Ini dia 15 nama di label produk yang perlu kamu hindari :

1. Paraben
Pada produk kecantikan, paraben digunakan sebagai pengawet, yaitu untuk mencegah produk basi dan mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur berbahaya. Paraben dikenal sebagai pengganggu endokrin, artinya paraben meniru estrogen dalam tubuh dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, bahkan menyebabkan kanker payudara. Hindari semua produk yang memiliki kata “paraben” seperti methylparaben, proplyparaben, isopropylparaben, dan isobutylparaben.

2. Aroma Buatan / Parfum
Kebanyakan orang tertarik untuk memakai produk yang wangi, padahal sebagian besar produk kosmetik dan perawatan kulit tidak wangi dengan sendirinya. Perusahaan skin care menggunakan pewangi buatan karena jauh lebih murah daripada menggunakan wewangian dengan aroma alami. Namun, label fragrance atau parfum dalam produk skin care sebenarnya bisa jadi adalah campuran karsinogen, alergen, pengganggu endokrin, dan iritan. Gunakan produk yang menambahkan minyak esensial, ekstrak buah atau ekstrak bahan alami lainnya untuk membuatnya beraroma.

3. Sodium Lauryl Sulfate
Sodium Lauryl Sulfate (SLS) merupakan bahan umum yang digunakan dalam sabun cuci muka untuk menghasilkan busa. Bahan inilah yang memberikan rasa kesat setelah mencuci wajah. Namun bahan kimia SLS ini ternyata dapat menghilangkan minyak alami pada kulit wajah. Saat kulit kehilangan minyak alaminya, kulit justru akan menghasilkan lebih banyak minyak untuk mengganti minyak yang hilang. Selain itu, pada beberapa orang justru dapat membuat kulit terasa kering, kaku, bahkan iritasi dan alergi. Ketika SLS terkontaminasi dengan etilen oksida (bahan untuk mensterilkan kontainer, peralatan operasi, dan menjaga udara dalam ruang bebas dari kontaminasi) SLS dapat menjadi karsinogen yaitu zat yang menyebabkan penyakit kanker. Carilah produk yang bebas SLS, walaupun tidak berbusa banyak, bukan berarti produk tersebut tidak efektif membersihkan, itu berarti produk tersebut bebas bahan kimia berbahaya.

4. Polyethylene Glycol (PEG)
Polyethylene Glycol (PEG) banyak digunakan sebagai pengental dan membuat produk lebih cepat menyerap ke dalam kulit. Biasanya PEG terdapat dalam lotion, sampo, dan sunblock. PEG dapat terkontaminasi dengan etilen oksida dan menyebabkan karsinogen (zat pemicu kanker) dan terkontaminasi 1,4-Dioxane (yang menyebabkan masalah pernapasan dan dilarang di Kanada). PEG dapat membuat kulit menjadi lebih cepat menua dan menyebabkan tingkat kelembaban kulit berkurang.

5. Formaldehida
Formaldehyde digunakan sebagai pengawet anti bakteri dalam kosmetik. Zat ini juga menimbulkan karsinogen yang terkait dengan asma, neurotoksisitas (disfungsi saraf), dan toksisitas (merusak perkembangan sel). Dalam tingkat rendah, dapat digunakan secara aman dan legal dalam produk perawatan kulit. Namun ketika digunakan dalam jumlah banyak, dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

6. Oxybenzone
Oxybenzone adalah bahan yang dipakai dalam sunblock dan dapat ditemukan di pelembab, lip balm, dan make up. Penelitian menunjukkan ketika oxybenzone terkena sinar matahari, dapat membentuk radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel kulit. Oxybenzone juga merupakan pengganggu kelenjar endokrin yang dapat membuat malnutrisi, gondok, diabetes, gangguan jantung, dan hipertensi.

7. Diethanolamine
Diethanolamine (DEA) monoethanolamine (MEA), dan triethanolamine (TEA) adalah senyawa amonia yang digunakan sebagai pengental dan pembuat busa. Bahan kimia ini juga dapat membentuk senyawa karsinogenik ketika dicampur dengan nitrosamin (zat yang sering ditemukan dalam kosmetik). DEA, MEA dan TEA sering ditemukan dalam make up, sampo, sunblock dan pewarna rambut.

8. Triclosan
Triclosan merupakan zat anti bakteri yang biasa ditemukan dalam sabun anti bakteri, pembersih tangan, pasta gigi dan obat kumur. Triclosan ternyata tidak hanya membunuh bakteri jahat tapi juga membunuh semua bakteri baik. Triclosan juga merupakan pengganggu kelenjar endokrin dan menyebabkan peradangan usus dan meningkatkan pertumbuhan tumor dalam percobaan pada tikus.

9. Alkohol
Ada alkohol yang baik dan buruk untuk kulit. Hindari produk yang mengandung SD alcohol, denatured alcohol, isopropyl alcohol, ethanol, alcohol denat, methanol and Benzyl alcohol. Jenis alkohol yang mudah mengering ini membuat kulit lebih kering, merusak permukaan kulit dan merusak proses regenerasi kulit. Alkohol yang baik bagi kulit adalah cetyl, stearyl, cetearyl, dan behenyl alcohol. Jenis alkohol ini baik untuk kulit kering dan membantu kandungan dalam produk tetap seimbang.

10. Minyak
Hindari memakai produk yang mengandung minyak seperti Propylene Glycol, Paraffin, Mineral Oil, dan Butylene Glycol. Meskipun minyak ditambahkan ke dalam skin care untuk melembabkan kulit, sayangnya minyak-minyak tersebut membuat pori-pori tersumbat dan memicu jerawat. Lebih baik memakai skin care yang mengandung minyak nabati alami karena tidak akan menyumbat pori-pori.

11. Petrolatum atau Petroleum Jelly 
Petroleum jelly adalah emolien (membuat lapisan pelindung kulit) dan pelumas yang umum digunakan untuk melembabkan kulit. Tetapi bahan ini berbahaya karena memiliki risiko dominasi estrogen. Akibatnya, hormon menjadi tidak seimbang, sehingga menyebabkan masalah autoimun, alergi, infertilitas, bahkan menyebabkan radang paru-paru.

12. Coal Tar (Tar Batubara)
Tar batubara membuat kulit melepaskan sel-sel mati dan memperlambat pertumbuhan sel-sel kulit. Menurut penelitian, tar batubara dapat mengiritasi, mengeringkan kulit dan mengaktifkan sel-sel kanker.

13. Hydroquinone
Hydroquinone berguna untuk mencerahkan kulit. Hydroquinone mengurangi jumlah Melanosit yaitu sel pembentuk melanin, yang menciptakan warna kulit menjadi coklat. Namun penggunaan hydroquinone dalam dosis tinggi dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan ochronosis, yaitu kulit menjadi berwarna kebiruan atau keabu-abuan.

14. Dimethicone
Dimethicone adalah polimer berbasis silikon yang digunakan untuk menciptakan rasa lembut dan halus pada kulit dan rambut. Sayangnya, zat ini menyumbat pori-pori sehingga sering menyebabkan jerawat dan iritasi. Hindari produk dengan label dimethicone, methicone, phenyl trimethicone, cyclomethicone, dimethiconol, dan dimethicone copolyol. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan produk yang mengandung minyak jojoba untuk melembutkan dan menghaluskan kulit tanpa menyumbat pori-pori atau iritasi.

15. Pewarna Buatan
Pewarna buatan merupakan bahan sintetis yang mengandung sifat karsinogenik, dapat menyebabkan iritasi kulit, jerawat, dan reaksi alergi. Lebih baik menggunakan produk yang memiliki warna dari tanaman sehingga lebih alami dan tidak berbahaya bagi tubuh.

Nah, itu dia beberapa bahan yang patut kamu perhatikan dalam setiap label produk skin care yang kamu gunakan. Kabar baiknya, semua produk Swissvita terbebas dari semua senyawa kimia berbahaya! Jadi kamu bisa percayakan urusan skin care harianmu kepada Swissvita. Stay young and beauty!




Dan juga Beauty Tips

6 Buah dan Sayuran yang Bisa Menimbun Lemak di Pinggang
6 Buah dan Sayuran yang Bisa Menimbun Lemak di Pinggang

November 19, 2019

Makan sayuran dan buah-buahan setiap hari sangatlah bagus bagi kesehatan tubuh. Semakin banyak kamu makan buah dan sayur, metabolisme tubuh akan

Baca lebih banyak

Tips Pakai Skin Care untuk Kamu yang Lagi Sakit
Tips Pakai Skin Care untuk Kamu yang Lagi Sakit

November 19, 2019

Wajah pucat tapi harus tetap pergi ke pertemuan penting? Meskipun wajahmu pucat, kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan skin care lho! Inilah tips

Baca lebih banyak

Ternyata Ini Lho Manfaat Kesehatan dari Memakai Sandal Refleksi!
Ternyata Ini Lho Manfaat Kesehatan dari Memakai Sandal Refleksi!

November 19, 2019

Sandal refleksi sudah dipakai sejak zaman Tiongkok kuno untuk menyehatkan tubuh. Tidak banyak orang yang tahu bahwa tekanan tubuh dan beban ditanggung

Baca lebih banyak