Vitamin C dan Niacinamide, Bisakah Digunakan Bersamaan?

Agustus 13, 2019

Vitamin C dan Niacinamide, Bisakah Digunakan Bersamaan?

          Vitamin C dan Niacinamide merupakan kedua bahan yang sering sekali dipakai dalam skin care. Sayangnya beberapa sumber mengatakan bahwa menggabungkan keduanya akan menimbulkan masalah. Penggabungan keduanya saling membatalkan manfaatnya satu sama lain, kemudian jika vitamin C dan niacinamide digabungkan akan menciptakan zat asam nikotinat yang menyebabkan kulit kemerahan.

          Sebenarnya, gagasan bahwa niacinamide dan vitamin C tidak dapat digabungkan adalah penelitian lama di tahun 1960 yang ditafsirkan secara salah. Penelitian lama menggunakan bentuk kedua bahan yang “tidak distabilkan”, sedangkan biasanya kedua bahan ini akan “distabilkan” jika sudah masuk dalam formula kosmetik/skin care modern.

          Niacinamide adalah bahan yang cukup kuat, sehingga cahaya dan udara tidak berpengaruh banyak, tidak seperti kandungan antioksidan seperti vitamin C yang mudah teroksidasi. Niacinamide adalah produk yang diformulasikan pada pH yang mendekati netral sedangkan Vitamin C (asam askorbat murni), paling baik digunakan di lingkungan ber-pH rendah (asam). Namun, asam nikotinat (zat yang terbentuk dari niacinamide dan vitamin C) menjadi masalah hanya ketika niacinamide dan vitamin C digabungkan dalam lingkungan bersuhu tinggi untuk waktu yang lama seperti di bawah sinar matahari selama beberapa hari.

          Hal ini juga hanya berlaku untuk vitamin C murni, tidak untuk bentuk vitamin C lainnya seperti magnesium ascorbyl phosphate, tetrahexyldecyl ascorbate, dan ascorbyl glucoside)\. Jadi menggabungkan asam askorbat atau l-askorbat dengan niacinamide akan baik-baik saja.

          Penelitian yang lebih baru dan modern telah menunjukkan bahwa kombinasi niacinamide dan vitamin C tidak menyebabkan masalah kulit, bahkan kombinasi ini memiliki banyak manfaat bagi kulit. Niacinamide adalah bahan pemulih kulit yang dapat secara nyata mengurangi tampilan pori-pori besar, garis-garis halus, dan kulit kusam. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang melindungi kulit terhadap serangan lingkungan, serta pencerah kulit yang dapat mengurangi tanda-tanda penuaan.

          Penggabungan keduanya akan membentuk kombinasi luar biasa yang mengatasi warna kulit tidak merata, kerutan, hilangnya kekencangan, dan kusam. Kabar baiknya lagi, keduanya dapat dipakai oleh semua jenis kulit sehingga akan tampak bercahaya, lebih halus, lebih merata, dan tampak lebih muda!




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak