7 Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

Desember 11, 2019

7 Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

Jerawat memang menjadi masalah kulit yang paling umum dan rumit, apalagi karena menghilangkan jerawat membutuhkan waktu lama dan perawatan khusus. Tahukah kamu kalau tipe jerawat setiap orang itu berbeda? Nah, sebelum mengatasi jerawat, ada baiknya kamu mengetahui jenis jerawat yang kamu hadapi terlebih dahulu, sehingga kamu dapat menentukan jenis perawatan mana yang cocok untuk mengatasi jerawat.

Ada 2 kategori jenis jerawat, yaitu jenis meradang dan jenis tidak meradang. Jenis jerawat tidak meradang seperti komedo hitam dan komedo putih adalah bentuk jerawat yang paling cepat diatasi. Jenis jerawat tidak meradang ini biasanya tidak menyebabkan pembengkakan dan tidak terlalu menyakitkan. Sebaliknya, jerawat meradang membutuhkan waktu lebih lama untuk diatasi karena jenis jerawat ini memiliki kemungkinan komplikasi, seperti luka atau membentuk lubang di kulit. Jerawat meradang memiliki bekas noda atau luka yang berwarna merah, bengkak, dan hangat saat disentuh.

1. Jerawat Komedo


Jerawat komedonal terdiri dari komedo hitam dan putih. Jenis jerawat ini dapat terjadi di mana saja di wajah atau tubuh, dan dapat berkisar dari sangat ringan hingga sangat parah. Komedo putih merupakan komedo tertutup sedangkan komedo hitam sebenarnya adalah komedo putih yang terbuka, melebar dan terkena udara.

2. Jerawat Cosmetica


Produk-produk seperti make up, krim, dan pelembab, dan bahkan produk perawatan rambut tertentu menyebabkan jenis jerawat wajah ini. Jerawat cosmetica adalah jenis jerawat komedonal sehingga mudah diobati. Caranya yaitu dengan berhenti menggunakan produk kosmetik atau rambut yang memicu timbulnya jerawat.

3. Jerawat Vulgaris


Jerawat vulgaris adalah jerawat yang biasa kamu dapatkan. Saat kamu mengalami breakout (munculnya jerawat secara berlebihan dan menyebar), kemungkinan besar kamu memiliki jerawat vulgaris. Jerawat vulgaris dapat muncul di wajah, punggung, bahu, dan bokong kamu. Jerawat vulgaris bisa dengan mudah dihilangkan, tetapi bisa juga berkembang dengan cepat ke bentuk yang lebih parah.

4. Jerawat Kista


Jerawat kista adalah bentuk jerawat vulgaris yang paling parah. Jerawat ini dapat muncul di bagian mana saja di wajah atau tubuh. Dengan jerawat kista, kamu akan mengalami banyak peradangan, dan bekas luka jerawat yang besar dan menyakitkan. Jerawat kista terjadi di bagian kulit yang lebih dalam daripada jerawat biasa, sehingga membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk sembuh, dan dapat menyebabkan banyak kerusakan pada kulit.

5. Jerawat Nodular


Jenis jerawat ini berbentuk noda besar, keras dan dalam yang disebut nodul. Banyak wanita mendapatkan jerawat nodular sebelum siklus bulanan mereka. Tetapi siapa pun bisa mendapatkan jerawat nodular, baik pria maupun wanita pada usia berapa pun. Jika kamu secara teratur terkena jerawat nodular, kamu perlu resep obat jerawat untuk mengatasinya.

6. Jerawat Rosacea


Jerawat rosacea adalah jenis jerawat yang menyerang orang dewasa, biasanya setelah usia 30 tahun. Jerawat ini lebih sering terjadi pada wanita, tetapi pria cenderung mendapatkan bentuk yang lebih parah. Jerawat rosacea hanya terjadi pada wajah. Dengan adanya jerawat rosacea, kamu mungkin mengalami sedikit kerutan, wajah memerah, terlihat garis pembuluh darah kecil di area hidung dan pipi. Faktor lain seperti stres, paparan sinar matahari, makan makanan pedas, atau minum cairan panas dapat memperburuk gejala rosacea.

7. Jerawat Mechanica


Jerawat mechanica adalah jenis jerawat yang disebabkan ketika ada kelebihan panas, tekanan, atau gesekan pada kulit. Jenis jerawat ini paling umum pada tubuh tetapi dapat terjadi pada wajah juga. Terkadang disebut jerawat olahragawan karena jerawat ini biasa terjadi pada atlet muda, karena memakai helm, bantalan atletik, dan kain penahan keringat. Bahan apapun yang memerangkap panas dan menggosok kulit bisa memicu jerawat mechanica. Jenis jerawat ini dapat hilang dengan sendirinya saat bahan yang memicu jerawat tidak dipakai lagi.

Tips untuk Mengatasi Jerawat


Untuk mengatasi jerawat tidak meradang, kamu dapat menggunakan skin care yang mengandung sulfur, benzoil peroksida, asam salisilat, atau resorsinol. Pilih produk wajah yang mencantumkan non-comedogenic (tidak menimbulkan komedo) atau menggunakan air sebagai kandungan utama. Jika kondisi wajah kamu memerlukan tabir surya, pastikan tabir surya yang kamu gunakan bebas minyak dan non-comedogenic.

Selain itu, kamu juga harus rutin melakukan hal-hal sebagai berikut: 
- mencuci muka dengan air hangat dan sabun dua kali sehari
- mengurangi stres
- makan makanan yang sehat dan seimbang
- tetap terhidrasi
- menghindari terlalu banyak mencuci atau mengiritasi kulit
- membatasi paparan sinar matahari
- selalu memakai tabir surya saat di luar ruangan
- hindari mengelupas atau menekan jerawat

Untuk mengatasi jerawat meradang, tentu lebih sulit dan lebih lama untuk diobati. Selain menggunakan produk skin care yang menenangkan jerawat, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dokter akan memberitahu makanan atau produk apa yang memicu kulit berjerawat sesuai dengan jenis kulitmu. Karena itulah, penting untuk mengetahui jenis jerawatmu, sehingga kamu tahu penanganan apa yang paling tepat dan efektif untuk mengatasinya.

Produk rekomendasi :

 




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak