Mengenal Alergi Produk Kecantikan dan Cara Mengatasinya

Juli 03, 2019

Mengenal Alergi Produk Kecantikan dan Cara Mengatasinya

          Semakin banyak jenis produk kecantikan yang beredar di pasaran. Perbedaan jenis dan bahan produk saat ini menjadi hal yang perlu diperhatikan, apalagi bila kamu termasuk yang memiliki kulit sensitif. Yup, ketika suatu produk kecantikan baik itu skin care maupun make up ternyata tidak cocok dengan wajah, kulit akan menampilkan reaksi seperti gatal-gatal, terasa terbakar, menyengat, atau kulit menjadi merah tepat saat kamu menggunakan produk kosmetik tersebut. Reaksi ini akan semakin parah apabila kamu menggaruknya dan mungkin malah mengakibatkan pembengkakan.

          Pewangi dan pengawet dalam produk kecantikan sering menjadi kambing hitam. Bahkan produk yang mengatakan mereka "tidak beraroma" dapat memiliki aroma yang digunakan untuk menutupi aroma kimia. Untuk memastikan tidak ada parfum, cari produk yang ditandai "bebas pewangi" atau "tanpa parfum."

          Produk kecantikan yang paling mungkin menyebabkan reaksi alergi kulit yaitu sabun mandi, deterjen, semprotan anti-perspirant, riasan mata, pelembab, sampo, lipstick yang sudah lama dipakai, cat kuku (terutama yang memiliki formaldehida), dan lem kuku yang mengandung metakrilat. Pewarna rambut juga dapat menyebabkan reaksi kulit, terutama yang mengandung p-phenylenediamine serta ammonium persulfate yang digunakan untuk mencerahkan rambut. Selain itu produk kecantikan yang memiliki kandungan asam alfa-hidroksi dapat menyebabkan masalah bagi beberapa orang terutama produk yang memiliki tingkat AHA lebih dari 10%.

Lalu bagaimana cara agar kamu terhindar dari reaksi alergi produk kecantikan?
  • Jika kamu sudah tahu bahan apa yang membuat kulitmu alergi, sebaiknya catat dan mulai mengganti produk kecantikanmu dengan bahan paling sedikit membuat kamu alergi. Ini akan menurunkan peluang kamu untuk mengalami reaksi alergi.
  • Hanya karena label mengatakan ada sesuatu yang "hypoallergenic," "telah teruji dermatologis," "teruji sensitivitas," atau "tidak menyebabkan iritasi," itu bukan jaminan bahwa produk akan ramah pada kulit kamu. Beberapa perusahaan melakukan pengujian, yang lain hanya melakukan teknik marketing. Tidak ada aturan tentang bagaimana istilah ini dapat digunakan pada label sehingga lagi-lagi kamu harus membaca kandungan dalam produk.
  • Selalu semprotkan pewangi ke pakaian dan bukan langsung ke kulit kamu. Ini dapat mengurangi risiko pewangi tercampur dengan bahan-bahan dalam produk kecantikan lain dan menyebabkan reaksi alergi kulit.
  • Lakukan uji tempel sebelum menggunakan produk apa pun. Tempatkan sedikit di bagian dalam siku dan tunggu 48 jam hingga 72 jam. Jika kulit kamu menjadi berwarna merah, bengkak, gatal, atau terasa terbakar, jangan gunakan produk itu.



Dan juga Beauty Tips

Toner, Si Penyeimbang pH yang Paling Penting untuk Kulit!
Toner, Si Penyeimbang pH yang Paling Penting untuk Kulit!

Juli 16, 2019

Kebanyakan orang menyepelekan pemakaian toner dan langsung memakai serum atau moisturizer setelah mencuci muka.

Baca lebih banyak

Kulit Sehat dan Cantik dari Manfaat Vitamin C
Kulit Sehat dan Cantik dari Manfaat Vitamin C

Juli 16, 2019

Ladies, apakah kamu merasa kulitmu lebih kusam, kering dan muncul tanda-tanda penuaan?

Baca lebih banyak

Satiating Diet, Berat Badan Turun Tapi Tetap Kenyang!
Satiating Diet, Berat Badan Turun Tapi Tetap Kenyang!

Juli 16, 2019

Banyak metode diet yang menyarankan untuk mengganti makanan biasa dengan makanan kaya serat.

Baca lebih banyak