Kandungan Skincare yang Memicu Fungal Acne

November 27, 2019

Kandungan Skincare yang Memicu Fungal Acne

Fungal acne terkadang sulit dibedakan dengan jerawat biasa. Fungal acne sendiri disebabkan oleh pertumbuhan jamur, sedangkan jerawat biasa disebabkan oleh bakteri. Penanganan kedua jerawat ini tentunya berbeda meski sama-sama jerawat. Pasalnya, fungal acne tidak bisa ditangani dengan produk kecantikan khusus jerawat biasa karena bisa memperparah kondisinya. Terdapat beberapa kandungan skincare yang perlu dihindari karena dapat memicu terjadinya fungal acne.

1. Kandungan fermentasi

Salah satu contoh kandungan fermentasi yang paling populer dan banyak ditemukan dalam produk skincare adalah galactomyces. Kandungan fermentasi ini jadi masalah karena dapat meningkatkan aktivitas aryl hydrocarbon receptor (AhR) yang dapat memicu fungal acne. Alhasil, kandungan fermentasi terutama galactomyces pun perlu dihindari bagi kamu yang memiliki fungal acne.

2. Benzoyl peroxide

Meski benzoyl peroxide mungkin jadi kandungan jagoan untuk jerawat biasa, penggunaan kandungaan ini justru dapat memperparah kondisi fungal acne. Alasannya, kandungan benzoyl peroxide cenderung mengeringkan kulit dan menyebabkan dehidrasi. Mmalassezia yang jadi penyebab fungal acne akan makin parah saat kondisi skin barrier tidak bekerja maksimal.

3. Coconut Oil

Mungkin selama ini coconut oil terkenal dengan sederet manfaatnya untuk kulit, namun sayangnya kandungan ini merupakan salah satu pemicu fungal acne. Pasalnya, coconut oil terdiri dari 47 persen fatty acids dalam bentuk lauric acid yang akan menjadi 'makanan' bagi malassezia sehingga dapat memperparah kondisi fungal acne.

4. Fatty acids dan oils

Jenis jamur penyebab fungal acne adalah malassezia. Malassezia ini tumbuh dari 'memakan' fatty acids dengan ikatan karbon 11-24, padahal hampir seluruh produk skincare umumnya memiliki kandungan fatty acids. Fatty acids dan oils yang paling sering muncul dan perlu dihindari adalah Lauric acid, Myristic acid, Palmitic acid, Stearic acid, Oleic acid, dan Linoleic acid. Dari beberapa fatty acids, kandungan yang menjadi pemicu fungal acne terbesar adalah palmitic acid dan oleic acid.

5. Esters

Jika kamu merasa asing dengan istilah esters, kamu bisa menemukan esters dalam kandungan skincare dengan mencari nama berakhirnya -ate, seperti isopropyl palmitate, decyl oleate, glyceryl stearate, dan sejenisnya. Esters adalah campuran antara fatty acids dengan alkohol atau glycerol. Meski tidak semua esters memicu fungal acne, namun akan lebih aman jika kamu menghindari kandungan esters.

 




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak