Dos and Dont’s saat Melakukan Peremajaan Kulit

Oktober 09, 2019

Dos and Dont’s saat Melakukan Peremajaan Kulit

Terapi peremajaan kulit sering menjadi alternatif wanita dalam menjaga penampilan tetap awet muda dan maksimal. Kulit tidak hanya tampak awet muda, tetapi juga kenyal dan lembut. Karenanya, banyak sekali klinik kecantikan yang kebanjiran pelanggan untuk melakukan peremajaan kulit. Untuk melakukan tindakan peremajaan kulit di klinik kecantikan, rupanya ada sejumlah yang perlu kamu tahu agar hasilnya maksimal.

Dos

Konsultasi ke dokter yang terpercaya

Terapi peremajaan kulit tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Pastikan konsultasikan ke dokter kulit lebih dulu sebelum melakukan tindakan. Cari tahu perawatan apa yang dibutuhkan kulit dan risiko yang terjadi. Dokter kulit akan merekomendasikan perawatan kulit terbaik agar hasilnya sesuai harapan.

Pilih terapi peremajaan sesuai dengan kondisi kulit

Ada banyak pilihan terapi peremajaan kulit yang berkembang dan semuanya menggunakan teknologi canggih agar hasilnya maksimal. Namun, pastikan pilih yang sesuai kebutuhan kulit. Misalnya, chemical peeling dengan gyolic acid dikenal sebagai salah satu kandungan terbaik dalam merawat tanda penuaan. Gyolic acidtre bekerja sebagai eksfoliator untuk mengembalikan kecerahan kulit dengan mengangkat sel kulit yang mengalami pigmentasi dan mengikis lapisan kecoklatan pada kulit.

Pemilik kulit sensitif, chemical peels dengan mandelic acid dapat menjadi alternatif yang tepat. Bahan ini adalah facial peel berbahan dasar AHA yang memiliki butiran lembut sehingga dapat mengeksfoliasi wajah dengan baik tanpa menimbulkan iritasi. Hal ini yang membuat bahan aktif ini cocok digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

Meso therapy untuk mengembalikan kondisi kulit agar tampak glowing. Teknik ini menekankan pada penggunaan micropunture yang dikombinasikan dengan teknik lain untuk memberikan hasil yang maksimal.

Membersihkan, melembabkan, dan melindungi setelah treatment

Cleanse, nourish, dan protect menjadi perawatan dasar yang perlu dilakukan setelah treatment. Pilih cleanser dan pelembab yang tepat, serta jaga kulit dari sinar matahari dengan sunscreen mengandung SPF.

Dont’s

Perawatan kulit ekstrem sebelum treatment berlangsung

Terapi peremajaan kulit akan memberi efek deep treatment pada kulit. Untuk meminimalisir risiko iritasi, baiknya hindari perawatan kulit ekstrem sebelum melakukan treatment ini. Misalnya, hindari eksfoliasi wajah kurang lebih seminggu sebelumnya dan hindari produk berbahan keras yang memengaruhi tingkat toleransi kulit saat melakukan treatment. Penting juga memerhatikan bahan produk skincare. Pastikan produk seperti facial foam hingga moisturizer memiliki bahan yang tidak menimbulkan efek samping saat terapi peremajaan kulit.

Menarik atau menggaruk kulit

Tahan diri untuk tidak menarik atau menggaruk kulit apapun kondisinya. Kebiasaan menyentuh, menggaruk, hingga menarik kulit bisa mengganggu proses penyembuhan alami kulit. Tak hanya itu, juga bisa berisiko infeksi dan hiperpigmentasi permanen jika tetap bandel melakukannya.




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak