Daftar Bahan Skin Care yang Boleh Digunakan Saat Hamil

Agustus 09, 2019

Daftar Bahan Skin Care yang Boleh Digunakan Saat Hamil

          Kehamilan merupakan saat-saat yang menyenangkan, namun seringkali perubahan hormon saat kehamilan berimbas pada kulit yang kusam dan timbulnya jerawat. Pemakaian skin care yang menggunakan bahan kimia tentunya menjadi halangan bagi ibu hamil untuk tetap tampil cantik. Tetapi tenang, Ladies! Ada bahan-bahan yang aman digunakan untuk ibu hamil bila menggunakan dosis yang tepat. Apa saja bahan-bahan tersebut? Ini dia daftarnya!

  • Produk anti-aging dengan vitamin C, niacinamide, asam hialuronat, dan peptida.
          Umumnya bahan-bahan ini dianggap aman untuk digunakan selama kehamilan karena tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa bahan ini bermasalah. Namun jika kamu ragu untuk memakai produk anti-aging, tanyakan pada dokter kamu ya, Ladies!

  • Penggunaan tabir surya
          Memakai tabir surya setiap hari sangat dianjurkan oleh dokter kulit. Jika kamu merasa kulit menjadi lebih sensitif selama kehamilan, pertimbangkan untuk menggunakan tabir surya yang hanya mengandung mineral aktif titanium dioksida dan / atau seng oksida, karena keduanya tidak menyebabkan iritasi.

  • Benzoil peroksida
          Ini merupakan bahan yang sangat baik untuk mengendalikan jerawat dan dianggap aman dalam konsentrasi rendah (5% atau kurang) ketika kamu sedang hamil.

  • Asam salisilat (BHA)
          Bahan eksfoliasi kulit ini juga dapat digunakan saat hamil untuk perawatan kulit dalam kadar 2% atau lebih rendah. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan asam glikolat atau asam laktat (AHA) sebagai bahan eksfoliator selama kehamilan.

  • Asam azelaic
          Jika diresepkan dengan baik, asam azelaic aman untuk digunakan selama kehamilan. Selain itu asam azelaic dapat meningkatkan perubahan warna kulit coklat serta membantu mengatasi jerawat dan gejala rosacea yang terlihat.

  • Hindari segala jenis retinoid (Renova, Retin-A, Differin, Tazorac, dan tretinoin generik)
          Pertimbangkan untuk beralih ke serum anti-aging yang tidak mengandung retinol atau turunannya (retinyl retinoate, retinaldehyde, atau hydroxypinacolone retinoate).

  • Hindari penggunaan Hydroquinone
          Hydroquinone belum diuji pada hewan atau manusia tentang penggunaannya selama kehamilan, jadi sebaiknya hindari menggunakan produk yang mengandung hydroquinone selama kehamilan atau saat sedang menyusui. Hal yang sama berlaku untuk bahan pencerah kulit dan turunannya seperti alpha-arbutin karena keduanya terurai menjadi hidrokuinon pada kulit. Sebagai gantinya, kamu dapat menggunakan niacinamide konsentrasi 5% atau lebih dan berbagai bentuk vitamin C.

          Sangat penting untuk melakukan konsultasi kepada dokter sehingga dokter dapat memberitahu skin care apa yang cocok untuk digunakan selama kehamilan dan bagaimana skin care tersebut harus digunakan.




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak