Cara Mengatasi Efek Samping dari Waxing

Agustus 27, 2019

Cara Mengatasi Efek Samping dari Waxing

          Menghilangkan bulu kaki, tangan atau ketiak memang dapat cepat terlaksana menggunakan metode waxing. Selain itu, hasil waxing bisa bertahan lebih lama dibandingkan mencukur bulu. Sayangnya, metode perawatan ini memiliki efek samping yang cukup serius jika dibiarkan. Salah satunya yaitu membuat bulu menjadi tumbuh ke dalam. Apalagi efek sampingnya? Mari kita bahas satu persatu.

  • Nyeri
          Saat kamu melakukan waxing, efek samping pertama yang kamu rasakan pasti adalah rasa nyeri dan sakit saat bulu-bulu di area badan dicabut. Rasa nyeri ini terkadang sulit hilang bahkan setelah selesai perawatan terutama di area yang sensitif. Memang lama kelamaan akan menghilang, sebaiknya kamu menjaga area kulit yang dirawat tetap lembab untuk mengurangi perasaan nyeri.

  • Kulit kemerahan
          Pasca waxing, efek samping yang ditimbulkan yaitu kulit menjadi berwarna merah. Hal ini bisa terjadi karena bulu yang dicabut terlalu tebal atau kulit kamu sensitif. Untuk membantu menenangkannya, kamu bisa menggunakan pelembab berbasis aloe vera. Selain itu, kenakan pakaian yang longgar dan nyaman sehingga pakaian tidak menggesek kulit yang merah karena dapat menyebabkan iritasi kulit.

  • Kulit terbakar
          Karena waxing menggunakan cairan lilin panas yang dibalurkan dahulu ke kulit, sangat mungkin bagi kulit terasa terbakar jika cairan lilin terlalu panas. Apabila panas cairan lilin bukan yang menjadi masalah, bisa jadi karena tidak cocok dengan pengobatan yang sedang kamu pakai, entah itu dari obat yang kamu konsumsi, skin care yang kamu pakai atau kamu punya kondisi medis yang tidak cocok dengan waxing. Namun jika perawatan waxing terlalu sering membuat kulit kamu menjadi sangat merah, terbakar atau tergores, mungkin saatnya kamu menggunakan metode penghilang bulu yang lainnya.

  • Timbul jerawat
          Jika kamu tidak melakukan waxing dengan higienis dan bersih, akan ada kemungkinan hasil dari waxing dapat menimbulkan jerawat. Ini bisa terjadi karena folikel bulu yang terbuka lebih rentan terhadap bakteri. Untuk mengatasinya, tentu kamu harus memastikan kebersihan kulit sebelum dan sesudah waxing. Jangan gunakan pelembab untuk menghilangkan jerawat karena hanya akan menyebabkan bakteri lebih mudah menyebar dan membuat jerawat menjadi lebih parah.

  • Rambut menjadi tumbuh ke dalam
          Inilah efek samping yang cukup serius. Idealnya, waxing seharusnya menghilangkan seluruh folikel rambut dari akarnya, tetapi terkadang, rambut malah putus. Putusnya rambut ini yang membuat rambut malah berkembang ke arah dalam kulit. Untuk menghindarinya, kamu harus menyiapkan waxing dan kulitmu dengan benar dan merawatnya setelah bulu hilang.

  • Perubahan warna kulit
          Jika kulit kamu terlihat lebih gelap atau muncul flek-flek hitam setelah waxing, ini merupakan efek samping karena kulit kamu sensitif saat terkena paparan sinar matahari. Hal yang dapat kamu lakukan yaitu membiarkan sampai bulu tumbuh kembali dan temui konsultasikan dengan dokter kulit sebelum kamu melakukan waxing lagi.




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak