Asam Kojic, Kandungan Skincare yang Ampuh Mencerahkan dan Menghambat Penuaan Dini

November 20, 2019

Asam Kojic, Kandungan Skincare yang Ampuh Mencerahkan dan Menghambat Penuaan Dini

Asam kojic atau kojic acid sering ditemukan dalam skincare karena dapat mencerahkan kulit. Lebih dari itu, asam kojic juga mampu menghambat penuaan dini berkat kemampuannya yang mengikat zat besi. Menghilangkan tanda-tanda hiperpigmentasi, seperti bekas jerawat, bercak-bercak akibat penuaan, bintik-bintik, lingkaran gelap di bawah mata, dan noda hitam. Serta, menghilangkan melasma yang disebabkan oleh gangguan kulit paling umum pada wanita dengan kulit gelap. Faktornya bisa berupa paparan sinar matahari berlebih, kehamilan, dan penggunaan hormon tambahan seperti pil KB dan terapi pergantian hormon.

Kandungan asam kojic bekerja dengan cara menghambat produksi melanin dalam kulit. Melanin merupakan pigmen yang dapat memberikan warna pada kulit, mata, dan rambut. Jika keberadaan pigmen sudah melebihi batas, efeknya pun akan membuat kulit menjadi lebih gelap. Melanin memproduksi warna kulit dengan bantuan tyrosinase. Asam kojic lah yang akan menghambat kerja tyrosinase sehingga noda hitam dan warna kulit tidak merata akan memudar secara perlahan.

Asam kojic adalah zat berwarna putih yang menyerupai tepung. Bahan ini terdiri dari kristal-kristal kecil yang diperoleh dari jamur. Penggunaan asam kojic untuk produk perawatan kulit mulai dilakukan sejak tahun 1989. Sebelum dimanfaatkan untuk produk perawatan kecantikan, asam kojic hanyalah hasil sampingan dari proses fermentasi produksi minuman.

Asam kojic umumnya ditemukan dalam produk kosmetik bersama-sama dengan bahan lain. Ini dikarenakan senyawa asam kojic bersifat tidak stabil ketika digunakan dalam produk kosmetik. Jika tidak dipadukan dengan zat-zat tambahan lain, asam kojic berpotensi berubah warna menjadi cokelat.

Untuk produk kosmetik yang bertujuan mencerahkan warna kulit akibat hiperpigmentasi, biasanya asam kojic digunakan secara bersamaan dengan asam glikolat. Sedangkan, untuk meringankan penggelapan kulit yang disebabkan oleh kondisi melasma, biasanya produk kosmetik akan memakai bahan asam kojic dan asam glikolat ditambahkan dengan hydroquinone.

Asam kojic memang aman digunakan, asal selama pemakaiannya sesuai dosis yang dianjurkan yakni tidak lebih dari 2 persen. Ini dikarenakan, asam kojic memiliki kepekaan yang tinggi terhadap kulit, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan iritasi jika dosisnya berlebihan.

Selain itu, sebagian orang yang memiliki kulit sensitif juga masih menimbulkan efek samping meski hanya dengan konsentrasi 1 persen. Ditandai dengan gejala, seperti kulit gatal, iritasi, memerah, beruam, bengkak, dan terasa sakit. Kandungan skincare ini juga membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Penting menggunakan tabir surya sebagai perlindungan wajah.

Untuk menggunakan skincare yang memiliki kandungan asam kojic memang butuh konsultasi dari dokter. Dan yang perlu diingat adalah sebenarnya asam kojic tidak mencerahkan lebih dari warna kulit secara genetik sejak lahir. Jadi, sifatnya hanya mengembalikan rona cerah kulitmu seperti sedia kala bukan menjadikannya lebih putih.

Produk rekomendasi :




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak