7 Hal yang Membuat Siklus Menstruasi Kamu Berantakan

November 22, 2019

7 Hal yang Membuat Siklus Menstruasi Kamu Berantakan

          Memiliki siklus menstruasi yang teratur merupakan hal yang bagus. Rata-rata siklus menstruasi terjadi dengan jeda waktu 28 hari. Tetapi mengalami menstruasi di antara 24 dan 31 hari masih dianggap normal. Namun pernahkah kamu merasa tidak menstruasi di waktu yang seharusnya? Lebih awal atau lebih lama dari siklus yang seharusnya? Bukan tanpa sebab, menstruasi yang tidak teratur bisa merupakan pertanda bahwa ada yang tidak beres dengan tubuhmu. Lalu apa saja yang membuat siklus menstruasi kamu berantakan? Mari simak penjelasan berikut ini.

1. Faktor Usia
          Meskipun mungkin kamu berharap menstruasi akan menjadi jarang terjadi mendekati menopause, ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya. Karena adanya perubahan hormon, siklus menstruasi menjadi lebih pendek sebelum menjadi lebih lama. Pada titik tertentu, jumlah sel telur akan menurun sehingga menstruasi menjadi jarang. Sayangnya itu berarti kamu akan mendapat menstruasi lebih sering sebelum kamu tidak mendapat menstruasi lagi selamanya.

2. Tingkat Stres
          Tingkat stres akan sangat berpengaruh pada siklus menstruasi. Inilah mengapa wanita yang mengalami stres akan lebih sulit hamil dibandingkan yang tidak mengalami stres. Jika kamu sedang mencoba untuk memiliki bayi, cobalah untuk mengatasi stres agar menstruasi menjadi lancar dan masa suburmu kembali normal.

3. Kurang Tidur
          Pola jam tidur yang bermasalah dan tidak teratur juga berpengaruh pada tidak teraturnya siklus menstruasi. Kurang tidur akan menyebabkan hormon reproduksi menurun yang mempengaruhi ovulasi dan menstruasi. Pastikan untuk selalu tidur setidaknya 7-8 jam per harinya agar tubuh dapat beristirahat dengan baik.

4. Berolahraga Terlalu Ekstrem
          Olahraga yang berat sering terkait dengan lemak tubuh yang rendah sehingga membuat tubuh menjadi stres. Stres ini memberitahu otak untuk berhenti memproduksi hormon reproduksi. Satu studi menemukan bahwa setengah dari wanita yang berolahraga terlalu ekstrem mengalami ketidakteraturan menstruasi. Jika kamu hanya terlewat beberapa hari, tidak masalah, namun jika kamu tidak mendapatkan menstruasi lebih dari 3 bulan, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Ini adalah kondisi yang disebut amenore, dan bisa membahayakan kepadatan tulang dalam jangka panjang.

5. Kelebihan Berat Badan
          Kelebihan berat badan akan menghasilkan peningkatan kadar estrogen, yang pada akhirnya dapat menghentikan indung telur melepaskan sel telur. Wanita yang gemuk biasanya mengalami menstruasi yang berat, jarang, dan bertahan lama. Jika kamu kelebihan berat badan dan mengalami gejala-gejala ini, kamu perlu waspada. Terlalu banyak estrogen untuk jangka waktu yang lama meningkatkan risiko kanker endometrium. Jika kamu sepertinya tidak bisa menurunkan berat badan, bicarakan dengan dokter kandungan tentang mengonsumsi pil. Mengontrol kelahiran dapat menipiskan lapisan endometrium dan mengurangi risiko kanker endometrium.

6. Terlalu Kurus
          Tubuh yang terlalu kurus juga tidak menghasilkan cukup estrogen untuk membangun lapisan rahim dan melakukan menstruasi. Namun jika kamu selalu memiliki badan yang kurus, ini mungkin tidak menjadi masalah. Kamu mungkin akan melihat perbedaan siklus menstruasi ketika kamu kehilangan banyak berat badan dalam waktu singkat. Jika berat badan turun drastis, tetapi kamu masih dalam keadaan yang sehat, tubuh akan menyesuaikan siklus menstruasi yang baru dalam beberapa bulan.

7. Mengonsumsi Obat Resep
          Obat apa pun yang melibatkan perubahan hormon seperti obat tiroid, steroid, atau antipsikotik dapat memengaruhi menstruasi. Semua hormon yang beredar di seluruh aliran darah itu terhubung, bahkan meskipun diproduksi di kelenjar yang berbeda. Beberapa reseptor hormon juga sangat mirip dengan reseptor hormon lainnya, jadi obat dapat dengan mudah keliru dengan hormon yang menjadi targetnya sehingga mempengaruhi hormon kesuburan. Jangan panik jika siklus kamu menjadi tidak teratur, tetapi sebaiknya periksakan ke dokter apabila menstruasi secara konsisten lebih awal atau terlambat lebih dari seminggu.




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak