5 Risiko dan Efek Samping Pemasangan Tato

Agustus 30, 2019

5 Risiko dan Efek Samping Pemasangan Tato

          Sebagai sebuah karya seni dan cara mengekspresikan diri, dewasa ini tato semakin populer di kalangan anak muda termasuk perempuan. Tato memiliki efek yang cukup buruk bagi kesehatan kulit. Sebuah studi menemukan adanya kandungan nikel, timah, dan bahan penyebab kanker dalam 65 tinta tato. Beberapa tinta tato bahkan mengandung bahan kimia yang sama yang digunakan dalam cat mobil dan tinta printer. Meskipun saat ini semakin banyak bahan maupun teknik tato yang dinilai lebih aman dari sebelumnya, mewarnai kulit dengan tato tetap saja menimbulkan risiko dan efek samping.

1. Penularan penyakit
          Salah satu hal yang wajib dilakukan oleh seniman tato adalah selalu mensterilkan jarumnya. Menggunakan jarum yang tidak disterilkan dapat meningkatkan risiko infeksi dan juga dapat menimbulkan risiko penularan penyakit yang ditularkan melalui darah, termasuk HIV, hepatitis C, dan Staphylococcus aureus (MRSA).

2. Infeksi kulit
          Infeksi dapat terjadi jika air non-steril dicampur dengan tinta sebelum injeksi. Pasca memasang tato, kulit menjadi rentan terhadap infeksi dalam waktu dua minggu pertama. Gejala yang sering terlihat yaitu timbul kemerahan, gatal, keluarnya cairan dan kulit yang ditato menjadi bengkak. Jika infeksi menyebar, gejala lain yang timbul adalah demam. Gejala ini dapat berangsur hilang atau menjadi lebih parah.

3. Terbentuknya jaringan parut (keloid)
          Bagi orang yang memiliki potensi terkena keloid, memiliki tato bukanlah hal yang disarankan karena dapat berpotensi menimbulkan bekas luka. Besar kemungkinannya jika tato tidak sembuh dengan benar atau jika kamu memiliki infeksi atau reaksi alergi. Pada akhirnya, bekas luka akan membentuk benjolan jaringan parut yang disebut keloid.

4. Reaksi alergi
          Beberapa orang mungkin terkena reaksi alergi setelah mendapatkan tato. Warna pigmen merah, kuning, biru, dan hijau cenderung menimbulkan alergi pada kulit. Gejala reaksi alergi dapat berupa timbulnya ruam merah, gatal-gatal dan bengkak. Efek ini dapat terjadi bertahun-tahun setelah kamu mendapatkan tato.

5. Dapat menyembunyikan masalah kulit
          Risiko lain dari mendapatkan tato adalah dapat menyembunyikan tanda-tanda kemungkinan kanker kulit atau kondisi kulit lainnya. Hal ini termasuk tahi lalat, bercak merah, dan tanda-tanda lain yang mungkin terkait dengan masalah kulit yang bisa tidak terdeteksi. Tentunya akan sangat merugikan jika masalah kulit ini merupakan hal serius yang harus segera ditangani namun tertutup oleh tato




Dan juga Beauty Tips

Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama
Bahayanya Pakai Masker Terlalu Lama

Desember 24, 2019

Jangan pakai masker terlalu lama jika tidak ingin merusak kulit.

Baca lebih banyak

5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan
5 Efek Buruk Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan

Desember 24, 2019

Tidur kelamaan bikin kondisi kesehatanmu menurun, bahkan bisa membuat depresi.

Baca lebih banyak

7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial
7 Efek Samping yang Bisa Muncul setelah Facial

Desember 24, 2019

Facial memang dapat mempercantik kulit, tapi juga memiliki efek samping yang perlu kamu tahu.

Baca lebih banyak